Tetap Nikmat Meski Hidup Sehat

Gaya hidup sehat tampaknya menjadi hal yang mulai digemari saat ini. Meski terkadang, ajang “ikut-ikutan” lebih banyak terjadi ketimbang benar-benar menyadari arti penting hidup sehat. Hal tersebut bisa berdampak pada ke-konsistensian  seseorang dalam menerapkan gaya hidup sehat.

Banyak yang salah kaprah dengan menganggap menjalani gaya hidup sehat sama halnya dengan “menyiksa diri,” karena mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak enak. Padahal, semua bahan yang dianggap enak meski tidak sehat bisa diganti dengan bahan lain yang tetap enak tapi penuh nutrisi. Hal terpenting adalah bagaimana empat sehat lima sempurna tetap terpenuhi dengan baik.

Kita awali dengan pemenuhan karbohidrat. Sudah banyak yang tahu bahwa nasi memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga salah satu makanan pokok ini sering diganti dengan bahan lain yang lebih sehat. Ada banyak sekali sumber karbohidrat yang lebih baik dibandingkan nasi putih, yakni kentang, singkong, ubi jalar, beras merah, jagung, kembang kol dan brokoli. Semua makanan pengganti nasi tersebut tidak hanya rendah gula, tetapi memiliki banyak serat dan rasa yang enak. Kamu bisa mengganti menu karbohidrat ini setiap hari agar tidak bosan.

Kedua, nutrisi yang diperlukan tubuh yaitu berasal dari sayur-sayuran. Pada dasarnya, semua sayuran itu sangat baik untuk menjalankan gaya hidup sehat. Hanya saja, perlu diperhatikan jika kamu memiliki beberapa penyakit yang bisa bertambah parah jika mengonsumsi beberapa sayuran tertentu.

Selanjutnya adalah lauk pauk. Lauk pauk ini biasanya berasal dari hewan. Hanya saja, ada anggapan bahwa memakan daging tidak baik saat menjalankan gaya hidup sehat. Padahal, stereotip tersebut sangat  salah. Pemenuhan protein ini sangat dibutuhkan agar tubuh memiliki energi yang cukup dan membantu tubuh untuk membakar lemak. Sebenarnya, hal yang harus diperhatikan ialah jumlah lemak yang ada di dalam daging. Pilih bagian daging yang tidak memiliki banyak lemak, seperti ayam bagian dada, daging sapi  (bagian leher, T-bone, gandik dan tanjung) dan ikan.

Pemenuhan kebutuhan yang keempat ialah buah-buahan. Meski sehat, ada beberapa buah-buahan yang tidak cocok bagi kamu yang sedang diet. Anggur, apel, alpukat, jeruk bali dan pisang adalah buah-buahan yang sebaiknya kamu hindari saat menerapkan gaya hidup sehat. Buah-buahan tersebut mengandung kalori dan gula yang tinggi.

Kesempurnaan yang terakhir tidak akan lengkap jika tidak diiringi dengan mengonsumsi susu. Perhatikan susu yang kamu konsumsi. Pilihlah yang rendah lemak, rendah gula namun tinggi kalsium. Akan tetapi, jika kamu sedang menjalani program gaya hidup sehat, ada baiknya kamu mengganti susu hewani tersebut dengan susu nabati yang berasal dari kacang-kacangan, seperti susu kacang kedelai, susu kacang almond atau susu kacang mede yang rendak kalori dan lemak.

Saat kamu sudah mengerti makanan apa saja yang harus kamu konsumsi ketika menerapkan gaya hidup sehat, ada hal lain yang harus kamu perhatikan, yakni cara pengolahannya. Meski semua bahan yang kamu pilih adalah makanan yang sehat, jika kamu salah mengolahnya, maka semua nutrisi akan hilang.

Jangan gunakan minyak dan garam. Minyak sendiri terbuat dari lemak, saat kamu mencampurkan minyak ke dalam makananmu, maka kandungan lemaknya akan meningkat, apalagi jika kamu menggorengnya. Nutrisi yang ada dalam makanan tersebut akan hilang dalam sekejap. Kamu bisa merebus, mengukus atau memanggang makananmu agar tidak perlu menambahkan minyak. Kamu bisa tambahkan rempah-rempah lain agar makananmu tidak hambar.

Jangan gunakan garam dapur. Meski garam dapat membuat makanan jauh lebih guruh dan nikmat, tetapi sebenarnya garam kurang baik untuk tubuh karena dapat memicu hipertensi dan masalah kesehatan lainnya. Alternatif yang bias kamu coba agar makananmu tetap enak ialah mengganti garam dengan margarin, saus tiram ataupun ikan asin. Jika ingin makananmu menjadi guruh, kamu bisa tambahkan cabai, jahe dan daun mint.